poker online

poker online indonesia

Home » sabung ayam online » Leicester City dan Arsenal Saling Berbagi Poin

Leicester City dan Arsenal Saling Berbagi Poin

Leicester City dan Arsenal Saling Berbagi PoinSabtu kemarin mata pecinta sepak bola dunia tertuju pada laga Big Match yang tersaji pada pekan kedua Premier League yang mempertemukan antara Leicester City vs Arsenal yang berlangsungkan di King Power Stadium, pada hari Sabtu (20/8) denga kedudukan akhir skor kacamata 0-0. Dikarenakan hasil itu, ke dua klub belum juga mampu menuai kemenangan pertamanya di kancah Premier League 2016/17. (sabung ayam online)

Leicester dan Arsenal tidak berhasil menyembuhkan luka atas kekalahannya di minggu pembuka dengan raihan 3 poin melalui duel ini.

Laga pada babak pertama lebih banyak didominasi dengan gaya berman sepak bola waspada supaya tak kebobolan dibanding usaha mereka untuk cetak gol.

Hal tersebut tampak dari usaha yang lahir, terlebih pada babak pertama.

Ke dua kubu hanya bermain rapat serta lebih bertahan sejak awal laga, hingga minim sekali manuver yang menghasilkan pemecahan kebuntuan.

Lini pertahanan Arsenal bermain lebih solid dibanding kala ditaklukkan Liverpool 3-4 pada minggu pertama. Kembalinya Laurent Koscielny memperkuat lapisan di depan penjaga gawang Petr Cech.

Lumrah jika Arsenal memaksa sang tuan rumah untuk tidak membiarkan satu pun ancaman di babak pertama.

Demikian sebaliknya, The Gunners inisiatif menyisir melalui sisi sayap, namun ketiadaan finisher pada bola-bola atas membuat Walcott cs lebih banyak mengelilingi benteng pertahanan tim lawan serta hanya mampu sesekali melepaskan ancaman dari luar area penalti.

Ada satu kesempatan lewat tendangan bebas Santi Cazorla, namun sepakannya masih mampu dimentahkan sang kiper Kasper Schmeichel.

Tensi akhirnya baru mencapai puncaknya jelang akhir babak pertama dengan timbulnya aksi saling menyerang secara kilat. Dalam sebuah skenario serangan balik, pemain tengah Leicester City, Danny Dinkwater, terjatuh saat menyongsong bola tepisan dari Cech.

Tetapi, klaim penalti tidak diterima wasit walau Drinkwater jatuh lantaran tackle keras Koscielny.

Masuk pada babak ke dua, pertandingan berjalan jauh lebih ofensif. Hal tersebut dipicu karena dimasukannya trio penggedor serangan Arsenal, Jack Wilshere, Mesut Oezil, serta Olivier Giroud jelang akhir laga.

Trio Ozil cs di lini depan ini pun membuahkan 6-7 kesempatan tambahan untuk Arsenal. Cuma, sederet usaha mereka masih tidak berhasil menghasilkan gol lantaran intervensi bek serta penjaga gawang lawan.

Hingga peluit akhir. Kedudukan kacamata ini membuat rekor Arsenal tidak terkalahkan oleh Leicester tetap bertahan mulai sejak tahun 1994.

Laga Terakhir Bravo Sebelum Hengkang ke Manchester City

Leave a Reply

Copyright © 2009 · Seputar Poker Online Indonesia · All Rights Reserved · Posts · Comments
Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress